Filsafat Ilmu

Oleh : Reza Ervani
Bismilahirrahmanirrahiim
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih
bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau
duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang
penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah
Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka
peliharalah kami dari siksa neraka. (Al Quran Al Karim Surah Ali Imran ayat 190-191)
Merenungkan Penciptaan Langit dan Bumi, dan bergantinya siang dan malam
Ada sunatullah, hukum-hukum alam, formulasi fisika, pola serasi yang
membina langit dan bumi. Ilmu yang kita punya semata-mata hanya
merupakan interpretasi dari semua itu
Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca
(keadilan). Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. Dan
tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi
neraca itu. (Al Quran Al Karim Surah Ar Rahman ayat 7-9)
Mencari Tanda-tanda Kebesaran Allah
Tafakkaru fii khalqillah wa laa tafakkaru fi dzatillah
Ah, sepandai-pandainya engkau, sekali lagi, yang sedang kau pelajari
hanya tanda-tanda kebesarannya. Di cakupan ruang dan waktu ini, kau
hanya sedang belajar tentang ayat-ayatNya, hingga saat nanti Ia izinkan
engkau bertemu denganNya.
Mereka berpegang pada iman sebagai akar ilmu, melahirkan ketekunan
Berpegang pada patok iman, agar kau tak terlempar jauh dan tak bisa
kembali. Saat ada hubungan yang belum kau temukan kaitannya, kembalikan
kepada Sang Penguasa Yang Maha Tahu segalanya. Ia akan anugerahkan
engkau ketekunan dalam lingkaran luas yang sejuk.
Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: “Kecelakaan yang
besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang
beriman dan beramal shaleh, dan tidak diperoleh pahala itu kecuali oleh
orang-orang yang sabar”. (Al Quran Al Karim Surah Al Qashash ayat 80)
Memanfaatkan ilmu, sebuah interpretasi amal, melahirkan teknologi
Silahkan merambah lahan ilmu seluas-luasnya, tapi agar ada
manfaatnya, amalkan, interpretasikan dalam karya, yang biasa kita sebut
sebagai teknologi. Agar perguruan tinggi tak jadi menara gading, agar
semakin tinggi ilmu, semakin terang pula cahaya pencerahan pada
masyarakat awam.
Penghambaan
Setelah kau dapatkan, tunduk sujud. Karena semakin kau tahu, semakin
sadarlah engkau bahwa dirimu tak setara setitik debu di lautan ilmuNya
yang Maha Luas. Kau mintakan padaNya agar ilmu tak membawamu kepada
logika tak bertuan. Kau mintakan agar ilmuNya menjaga ilmu yang
diamanahkan padamu.
Selamat Mencari Ilmu
Allahu’Alam
No comments:
Post a Comment